Kamis, 27 Juni 2013

Siapakah SETAN ?

Setan menjadi TUHAN bukan saja karena itu adalah sebuah pilihan yang selaras dengan kemampuan tetapi juga karena didukung oleh kebodohan dan kepengecutan para hambanya. Setan adalah sifat yang kemudian diadopsi menjadi sebentuk tindakan nyata. Di dalam QS 7: 22 …INNASYSYAITHOONA LAKUMA ‘ADUWWUMMUBIIN, menyatakan bahwa SETAN adalah musuh yang demikian terang /“nyata”.

QS ANNAS menegaskan bahwa SYAAR la’natullah adalah bermula dari satu “waswaasha” (sejenis sifat ragu akibat “membanding-bandingkan) kemudian menimbulkan subjectif ke-aku-an: baik ketika diri merasa lebih merana dan/ orang merasa lebih unggul. Ketika merasa lebih merana, sifat itu menggiring manusia ke dalam kecemburuan atas kelebihan orang lain, dan ketika merasa lebih unggul dia memposisikan manusia ke dalam maqam kesombongan. Manusia adalah satu2nya oknum kehidupan yang mampu mewadahi 2 jenis dimensi yang berlainan : JIN dan MALAIKAT. Namun “fitrah” dasar manusia yang sebenarnya mengarah pada MALAIKAT sering kali mampu dikalahkan oleh dimensi jin.

Al qur’an adalah buku yang menyikapi setiap taktik dan jerat tipu daya setan dalam rangka menyesatkan manusia dari jalan hidup para rasul Allah. Dia tidak senang jika menyaksikan anda mempelajari siasat-siasatnya dalam berperang dengan anda, dan dia berusaha keras dengan segenap kemampuannya untuk mnjadikan Al quran itu seakan-akan sebuah buku yang penuh kegelapan dan kesulitan sehingga anda akan beranggapan demikian dan kemudian berhenti untk mengkaji dan memahami buku tsb. Setan telah menggunakan taktik seperti ini pada semua orang “shaleh”, dan ia pun sedang menggunakan strategi yang sama untuk mengalahkan kita. SIAPA YANG AKAN MENJADI PEMENANG PERANG ABADI INI…???

Al Quran memaparkan berbagai hal mengenai manusia yang sungguh luar biasa dan menawan hati. Bahkan sesungguhnya tujuan utama buku ini adalah untuk menolong kita memandang diri sendiri dalam satu rangkaian keterangan yang menakjubkan! Fakta sederhana telah dikemukakan oleh Al quran bahwa semua manusia tanpa terkecuali memiliki kemampuan yang sama untuk hidup selamat dan / hidup celaka. Tragedi terbesar dan paling hebat dari “dosa” bukanlah ketika adam menyantap buah khuldi, tetapi ketika dia tertipu setan dan terjerumus dalam ketdkpatuhan shg dia celaka. Al quran membentangkan fakta bahwa baik allah maupun setan sama2 menghendaki anda mengabdikan diri. Menyedihkan sekali bahwa jutaan manusia justru mengabdikan diri mereka kpd setan tanpa mereka sadari.


Kabar mengejutkan, Al quran menyatakan bhwa kebanyakan dari manusia bhkan yang mengira mereka hidup dalam “kebaikan” dan baik2 saja pada hakikatnya tengah menuruti “kehendak” setan. Mitos yang menyatakan bahwa setan tdk bisa dilihat telah menyebabkan bnyk orng beranggapan bahwa setan hanya lah dongeng belaka. Justru dari situlah setan mengkokohkan tipu muslihatnya.
Jauh sebelumnya IBLIS telah lebih dulu mempelopori ide pmberontakan, karena si jahat ini merasa sistim khidupan yg dia terapkn JAUH LEBIH BAIK dr aturan yg ditunjukkn ALLAH.
Utk meladeni tantangn iblis inilah para rasul diutus, dg dibekali buku instruksi yg mnjelaskn tentang berbagai tipu daya IBLIS, buku itu adl AL QUR'AN.



>>Guruku, DU<<

Tidak ada komentar:

Posting Komentar