Menuturkan seuntai do'a menemani perjalanan
Hingga air ditenggorokkan padam dan mengering
Sampai tiba waktu tuk sejenak terlelap
Perlahan dan luluh dipangkuan
Ingin:peluk segla peluh tubuh itu
andai waktu berpihak sampai datang hari
Tak usah ucap!
Karena alam telah bicara
Segala teka sebab dalam isinya
Saatnya Mega emas melambai dalam kamar bahtera dibalik cakrawala
Menyusup dibalik celah-celah jendela lusuh
Lidahku desahkan sebuah nama tanpa alasan
Hingga air laut menjilat kedaratan
Hingga dahan-dahan kelapa menggantung matahari
Dan akhir cerita ini...
Saat aku kembali BERSUJUD sebelum kuterlelap selamanya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar